Pages

CLOVER LEAF 0

Jrink Hetfield | 16:17 |

CLOVER LEAF
Si Daun Semanggi yang Terlupakan


Nama Godbless maupun Gong 2000 tentunya tak asing lagi bagi kita. Sosok vokalisnya yang berkulit putih dan berambut kribo juga sudah sangat kita kenal. Demikian pula lagu-lagu hits yang pernah ia lantunkan, seperti 'Panggung Sandiwara', 'Kehidupan', 'Rumah Kita', 'Semut Hitam', 'Bis Kota', 'Syair Kehidupan'. Namun, jarang yang tahu bahwa jauh sebelum lagu-lagu tersebut di atas, si kribo bernama Achmad Albar yang akrab dipanggil Iyek ini sudah mencicipi rasanya mencetak hits di Eropa dan menjadi superstar internasional.

TAKE FIVE (1966-1967)
Sekitar 1966 di Markt, Holland, berdiri sebuah band beraliran rythm and blues bernama Take Five. Band ini dibentuk dari hasil kongkow-kongkow Wil Butters (Willy Malakusea) yang juga dikenal dengan panggilan 'de butter', Ruud Wenzel, dan Rob Joling dari band Clover 5. Ketiga orang ini lalu mengajak drumer Adrie Voorheijen (mantan Les Richards) dan gitaris Ruud Koeasi dari band The Rockin' Teens yang berasal dari Breda untuk ikut bergabung. 


kiri-kanan:  Ruud Wenzel (bass) - Adrie Voorheyen (drums) - Achmad Albar (vocal) - Ruud Koeasi (solo gitar) - Rob Joling (gitar)

Tak lama setelah resmi terbentuk, Take Five segera menarik agensi 'Roulette' yang diasuh oleh Jacq van Loon dan Adrie Voeheijen untuk mengurus promosi mereka. Dalam waktu singkat, Take Five pun mendapat tempat manggung di berbagai tempat. Sayang, di saat band ini mulai berkembang, penyanyi utama mereka, Willy 'de butter' Malakusea, mengundurkan diri untuk masuk ke band lain, Windfall. Tapi, kekosongan ini tak berlangsung lama, karena Take Five berhasil mendapatkan seorang penyanyi muda berambut kribo dari Indonesia bernama Achmad Albar


Dengan formasi baru ini, Take Five menjadi semakin solid sehingga dengan mudah mereka berhasil bersaing dengan band-band Belanda lainnya. Tak hanya itu, mereka pun mendapat tempat manggung rutin di Bar Dancing DE AAP di Markt. Selain karena musik mereka yang "nge-beat", Take Five juga banyak terbantu oleh sosok Achmad Albar, yang selain pernah memenangkan Talenten Yacht Grand Gala (semacam kontes bakat untuk anak-anak muda) di TV Holland, ternyata juga pernah menjadi penyanyi tamu untuk band The Tee Set dan mendapat pujian dari penyanyi utama band tersebut, Peter Tettero.


 
Tahun 1967 Take Five membubarkan diri. Rob Joling pindah ke band Fanny Hill, Ruud Koeasi bergabung dengan The Hilltops, sedangkan Achmad Albar dan Adrie Voorheijen kelak mencapai kesuksesan di seluruh negeri dengan band barunya, Clover Leaf.
 
CLOVER LEAF (1968-1972)
 
 

Pada akhir 60-an, terbentuk sebuah band bernama Clover Leaf yang terdiri dari gitaris Eugene den Hoed, basis Jack Verburgt (keduanya mantan personel The Sparks), dan drummer Roy Stubbs (mantan personel 19th Dimension). Awalnya mereka adalah grup trio yang sering membawakan lagu-lagu Jimi Hendrix dan Cream di atas panggung. Tahun 1968, trio ini menggabungkan diri dengan band Reborn dari Rosendaal. Setelah satu bulan lebih, Reborn memutuskan untuk memisahkan diri dan mulai lagi dari awal, namun hanya drummer Roy Stubbs yang ikut bersama mereka. 

Eugene den Hoed dan Jack Verburgt lalu bertemu dengan Achmad Albar dan drummer Adrie Voorheijen dari band asal Rosendaal yang lain, Take Five. Terkesan dengan suara dan penampilan Albar, Eugene dan Jack langsung mengajak mereka bergabung. Keputusan ini tidak salah, karena dalam waktu singkat formasi baru Clover Leaf ini segera membangun citra yang bagus. Apalagi Achmad Albar dengan rambut kribonya yang khas dan vokalnya yang luar biasa, memiliki semua syarat untuk menjadi seorang pop star. Untuk memperkuat musik mereka, manajer Jacq van Loon juga memasukkan pemain organ asal Tilburg, Marcel Lahaye, sementara Jack de Nijs mengurus kontrak Clover Leaf dengan Polydor.

 

Tahun 1969, single pertama mereka 'Time Will Show/Girl Where Are You Going To' dirilis dibawah label Polydor dan mendapat sambutan cukup baik. Melihat sambutan ini, tanpa menunggu lama, Clover Leaf segera merilis single kedua mereka, 'Grey Clouds/Love Really Changed Me'. Secara musikal, single-single awal Clover Leaf ini masih terpengaruh oleh gaya bermusik The Cats, Engelbert Humperdinck, maupun Bee Gees, terutama lagu 'Time Will Show'. Walau begitu, mereka mengambil langkah yang cukup berani, yaitu memasukkan unsur psychedelic dalam lagu 'Girl Where Are You Going To'. Saat mixing akhir, Clover Leaf juga menambahkan instrumen gesek/strings, bunyi-bunyian dari logam, dan sedikit koor untuk memperindah lagu-lagu mereka. Hasilnya terbukti sukses dan mendongkrak nama mereka sebagai band baru yang menjanjikan.


Tahun 1970 mereka merilis top 40 hits yang lain, 'What Kind of Man/Time of Troubles'. Ada sedikit perubahan warna pada single mereka kali ini, terutama pada lagu di sisi B mereka, 'Time of Troubles', yang bercorak rock dan menonjolkan distorsi gitar dari Eugene den Hoed. Walaupun musik mereka bisa digolongkan sebagai pop biasa, namun saat manggung, Clover Leaf biasa bermain sedikit lebih keras. Apalagi dengan tiga single hits di tangan, mereka sering tampil di berbagai panggung dan bisa disetarakan dengan band-band Belanda lain asuhan Jack de Nijs. Pada tahun-tahun itu, banyak band bagus yang berasal dari Belanda selatan yang sering tampil dalam Mr Albert Show, Dari Mr Albert Show inilah, nama Clover Leaf mulai menjadi perhatian. Namun, saat itu Achmad Albar masih belum menyadari bahwa jarak mereka menuju puncak ketenaran hanya tinggal sejengkal lagi... 

'Don't Spoil My Day'

Masih di tahun 1970, Clover Leaf merilis single 'Don't Spoil My Day/Sweeter Better'. Tak disangka, lagu ini meroket ke top ten dan berhasil melambungkan nama Clover Leaf di Eropa. Hasilnya, perusahaan rekaman Decca (label yang juga merilis rekaman The Rolling Stones) merilis single ini di Inggris (Decca F 23101). 

'Don't Spoil My Day' pun menjadi karya terbesar Clover Leaf yang membawa band ini ke puncak kariernya. Lagu ini memang memiliki seluruh syarat untuk menjadi sebuah hit besar: aransemen yang matang, ditambah bunyi-bunyian dari brass section yang meriah, dan dinyanyikan dengan sangat indah oleh Achmad Albar. Sementara di sisi B, 'Sweeter Better' yang bercorak rock and roll kembali menunjukkan sisi keras Clover Leaf setelah 'Time of Troubles' dari single sebelumnya. Sukses single 'Don't Spoil My Day' membuat Clover Leaf melakukan tur ke beberapa negara tetangga: Belgia, Luxemburg, Jerman Barat (waktu itu), Austria, dan lain-lain. 

SINGLES

Time Will Show / Girl Where Are You Going (Polydor, 1969)


Grey Clouds / Love Really Changed Me (Polydor, 1969)

What Kind Of Man / Time Of Troubles (Polydor, 1970)


Don't Spoil My Day / Sweeter Better (Polydor, 1970 - UK: Decca, 1970)


Oh What A Day / Such A Good Place (Polydor, 1971)


Tell The World / Come Home (Imperial, 1971)



Makin' Believe / Mister Lonesome (Imperial, 1972)
Mister Lonesome / We Love Each Other (= Makin' Believe) (Imperial, 1972)
Woman / If You Meet Her (Imperial, 1973)

* Sumber: [wizard12220-MP]


DOWNLOAD

KELOMPOK KAMPUNGAN 0

Jrink Hetfield | 01:45 |

Pada zamannya, Bram Makahekum, dan teman-temannya dalam Kelompok Kampungan, diam-diam menjadi “pahlawan” beberapa anak muda dan mahasiswa. Kelompok Kampungan, yang dibentuk oleh Bram dan teman-temannya yang sebagian besar adalah awak Bengkel Teater Rendra pada tahun 1975, di tengah kesumpekan suasana pada masa itu, dengan lantang menyerukan gugatannya.

Hanya dengan satu album yang terdiri dari lagu-lagu seperti Bung Karno, Mereka Mencari Tuhan, Ratna, Berkata Indonesia dari Yogyakarta, Drama, Kalau, dan Wanita (sebagian besar ditulis Bram Makahekum, sebagian lagi ada kesertaan Rendra, Jabo, Haryono, dan Joko), Kelompok Kampungan menjadi kelompok yang terus dikenang. Kenangan atas Kelompok Kampungan identik dengan kenangan atas masa tahun 1970-an, termasuk “romantisme” kehidupan anak-anak muda di Yogyakarta kala itu –sebuah kota yang menyimpan élan vital perjuangan. Rendra menggambarkan ulah Bram dan kawan-kawannya sebagai ulah “daya hidup dari manusia yang menolak ditundukkan”.

Dalam liner notesnya,mereka menulis prakata :
Pernah disuatu pagi disebuah kampung dekat pantai Selatan, ombak menderu-deru dan menghentak-hentak bagai suara gendang ditabuh, deru angin menggesek pepohonan bagai gesekan biola berduet dengan cello, suara serangga dari bebukitan seperti bunyi alat-alat kecil perkusi terbuat dari besi dan kayu, suara ayam-ayam jantan berkokok bersahut-sahutan seperti suara bass yang sesekali muncul, burung-burung berkicau di udara seperti melodi yang bersahut-sahutan, semuanya menjadi satu keseluruhan, begitu harmoni terdengar ditelinga.

Suasana ini begitu kuat mencekam indera pendengaran sehingga seakan-akan indera lainnya seperti tak ada. Dalam keadaan asyik mendengar ini tiba-tiba terlintas dalam benak suatu kesadaran bahwa semua bentuk musik itu berasal dari bunyi, jadi dengan alat apapun asal bisa menimbulkan bunyi dapat menjadi musik, tergantung dari selera, ingin memakai alat-alat yang berasal dari jenis besi, kulit, logam, kayu, yang ditiup atau ditabuh, atau digenjreng dst....

Track list:

Side A
1 Bung Karno Bram Makahekum Kelompok Kampungan
2 Ratna Bram Makahekum Kelompok Kampungan
3 Mereka Mencari Tuhan Bram Makahekum Kelompok Kampungan
4 Catatan Perjalanan Joko / Haryono / Bram M / Dodo Kelompok Kampungan




Side B
1 Hidup Ini Seperti Drama Bram Makahekum Kelompok Kampungan
2 Berkata Indonesia Dari Yogyakarta Jabo / Bram Makahekum Kelompok Kampungan
3 Wanita Bram Makahekum Kelompok Kampungan
4 Terlepas Dari Frustasi Bram Makahekum Kelompok Kampungan
5 Aku Mendengar Suara Bram Makahekum / Rendra

Download:


The Gembells 0

Jrink Hetfield | 19:08 |

Di Indonesia pengaruh musik latin-rock Santana terlihat jelas pada grup pop-rock era 1970-an, yaitu The Gembells. Nama The Gembells merupakan singkatan dari ”Gemar Belajar” lantaran para anggotanya (Victor Nasution, Anas Zaman, Rudy Anant, Abu Bakar, Djodjok, dan Minto) saat itu masih berstatus sebagai mahasiswa di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.  Jika Santana sering disebut sebagai pengusung aliran Afro-Latin, maka The Gembells pernah memproklamasikan diri sebagai pembawa aliran ”Afro-Asia”. Sepanjang karier mereka, The Gembells setidaknya pernah menghasilkan tujuh album yang direkam PT Musica Studios Jakarta, yaitu Pahlawan yang Dilupakan, Balada Kalimas, Hey Dokter, Surapati Wiranegara, Si Munafik, Singosari!, dan Balada Seorang Pahlawan. Mereka juga merilis dua album kompilasi, yaitu 12 Tahun The Gembells (1969-1981) dan Gembells 83.


Pengaruh lagu-lagu Santana (khususnya Evil Ways, Black Magic Woman, dan Oye Como Va) terlihat jelas pada lagu-lagu Bergembira, Adik yang Lucu, Pagi yang Cerah, dan Kepesta yang terdapat di album The Gembells pertama hingga keempat. ”Kami mengakui adanya inspirasi dari musik Santana, namun bukan berarti kami menjiplak,” katanya.

Download:

TOMPI 1

Jrink Hetfield | 13:42 |

Track List

1. Menghujam Jantungku
2. Love
3. Happy Life
4. Sedari Dulu
5. If It's True
6. Love Letter
7. Just To Be With U
8. No Matter What U Do
9. Funk This Time


Track List
1. Balonku
2. Lulu dan Siti
3. Salahkah
4. Jangan Kau Ganggu Cintaku
5. Can U Feel My Music?
6. Valentine's Day
7. Aku Tak Mau
8. Kekagumanku
9. I am Fallin' In Love
10. Engkaulah Satu Satunya
11. Even If
12. Soft Shoe
13. T Scat


Track List

1. Ramadhan Datang
2. Doa Untuk Aceh
3. Muhammad Tlah Mengajarkan Kita
4. Idul Fitri
5. Kurindukan Rasul
6. Assalamualaika
7. Salam
8. Dzikir
9. Tell Me Why?
10. Menyebut Nama-Mu


Track List

1. My Music
2. Selalu Denganmu
3. Cinta Yang Kucari
4. No More
5. Tentang Kamu
6. Arti Hatimu
7. This Way
8. Bintang Jatuh
9. I Will Teach You How To Dance
10. How Much You Mean To Me
11. When You Miss Somebody
12. Dance With Me

Download full album:

1.  My Happy Life (2008)
2.  Playful (2007)
3.  Soulful Ramadhan (2006)
4.  Tompi (2005)

FENOMENA - Search 0

Jrink Hetfield | 00:27 |

Mereka yang sinis mencibir, mencap bahwa Search tak lebih dari kumpulan yang menjual rintihan cinta. Mereka-mereka ini mungkin sekali belum memiliki album "Fenomena", karena warna rock sangat mendominasi album ini. Dengar saja side B-nya dimana dari 5 lagu yang ditawarkan di sisi ini, 4 diantaranya adalah nomor-nomor cadas.

"Fenomena" memang sebuah fenomena. Oleh karena itu wajib dimiliki sebagai alternatif dengaran sekaligus sambil bernostalgia mengingatkan masa2 lalu yang mungkin bagi penikmat musik cadas punya kenangan indah di beberapa waktu yang telah lewat.



Tracks:

1. Isabella (Search/Bob)
2. Fenomena (M.Nasir/ Usop)
3. Purnama (Bob)
4. Derap Komando (Search/Wanafisu)
5. Kutaklukkan Dunia (Dodo Z/Dani M)
6. Menara Kesesatan (Search)
7. Bencana (M.Nasir/siso)
8. Pawana (M.Nasir/S.Amin Shahab)
9. Songsang (Bob/Usop)
10.Gadis Misteri (M.Nasir/S.Amin Shahab)

Download:

Vodoo 0

Jrink Hetfield | 21:33 |




Masih ingat dengan lagu ‘Salam Untuk Dia’ yang ngetop di tahun 90-an awal? Lagu yang dibawakan oleh band Voodoo ketika itu menjadi ‘most request’ yang cukup berkibar. Vodoo terbentuk di Jakarta tahun 1990-an. Kini beranggotakan Sule (vocal), Edo (gitar), Atenk (bass), dan Osa (drum). Band ini meraih popularitas sejak melempar album debut NURANI BADAI, di mana lagu Salam Untuk Dia meraih hits di berbagai stasiun radio.


Edo Widiz adalah salah satu pionir pendiri Voodoo yang masih bertahan di band ini.Selain itu Edo juga merupakan gitaris papan atas Indonesia yang telah lama malang melintang di Dunia musik Indonesia.

Pendidikan musik
 1980 - 1989 : Gitar Klasik (YMI)
 1980 - 1983 : Electone (YMI) 
 
Prestasi
1989 : 3 kali The best Guitarist se-jabotabek
1984 - 1990 : Beberapa kali juara 1,2,3 dan harapan pada festival band antar SMP, SMA dan umum 
 
Lainnya
-  Album Voodoo 1 s/d 5
-  Album Opera 1 dan 2
-  Album Gitar klinik1 track "tarian si bambi"
-  Studio Player/Additional Album Bayang-bayang Kasih (Ruspita Dewi)
-  Studio Player/Additional Album Rubahlah (Michael Mayer)
-  Studio Player/Additional Album Cinta Pertama (Trio Libels)
-  Studio Player/Additional Lagu hymne bank (Dodo Zakaria Project)
-  Instruktur usik


Osa Sungkar, drummer Voodoo yang satu ini ini sudah tidak usah diragukan lagi kemampuannya dalam menggebuk drum.Pria yang terlihat macho ini telah bergabung dengan Voodoo sejak album yang pertama.

-  Kepala dewan pengembang kurikulum di sekolah musik
-  Ketua CDA(assosiasi drummer)
-  Penulis buku panduan belajar drum
-  Album Voodoo 1 s/d 5
-  Drummer tour untuk artis2 seperti : Anggun, Nicky Astria,
   Mel Shandy, Fariz RM, Iwan Edane, Dll


Atenk, Bassis Voodoo yang bernama asli Rahmat S. ini telah lama cukup lama menemani Fans Voodoo dalam album2 Voodoo.Kini Atenk siap kemabli memanjakan penggemar Voodoo.

-  Album Opera band "terjadi kembali"
-  Album Voodoo 1 s/d 4
-  Bass Additional Player di Album Riza
-  Goes to Cafe


Sule, the new vokalis Voodoo ini siap mengguncang fans Voodoo. Dengan Vokalnya yang berkarakter Rock, Sule akan memberikan warna baru dalam musik Voodoo yang tetap bernuansa Rock.

-  Pengalaman Cafe dibanyak Kota
-  Backing vokal Nukla
-  Band di Group : Progrrass, Prospect. Tequila


Donwload:

Manowar 0

Jrink Hetfield | 03:51 |

Sirkus Barock & Sawung Jabo 0

Jrink Hetfield | 22:53 |

Sawung Jabo, terlahir dengan nama Mochamad Djohansyah, lahir di Surabaya, Jawa Timur, 4 Mei 1951. Menurutnya ia mendapat panggilan "Sawung Jabo" dari kakak-kakak kelasnya ketika dia kuliah musik klasik di Akademi Musik Indonesia (AMI) di Yogyakarta.
Sawung Jabo adalah seniman dan musisi kondang Indonesia yang dikenal dengan keterlibatannya dalam hampir segala bentuk kesenian baik itu bermusik, teater, melukis, dan juga tari. Sawung Jabo dikenal dalam konsepnya yang menggabungkan elemen musik Barat dan Timur, khususnya Jawa. Dia paling dikenal melalui keterlibatannya dalam grup musik "Swami" dan "Kantata Takwa" bersama musisi-musisi kenamaan Indonesia lainnya pada akhir tahun 80-an dan tahun 90-an seperti Iwan Fals, Jockie Suryoprayogo, dan juga sponsor mereka, pengusaha Setiawan Djodi. Merekalah yang melahirkan lagu-lagu terkenal yang bertemakan sosial dan politik seperti "Bento", "Bongkar", "Hio", "Kuda Lumping", dan "Nyanyian Jiwa". Lagu-lagu tersebut menjadi populer setelah dimainkan dalam konser akbar Kantata Takwa di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 23 Juni 1990. Proyek musik Kantata tersebut kemudian diabadikan dalam film "Kantata Takwa" (2008) arahan sutradara Eros Djarot dan Gotot Prakosa. Sawung Jabo dikenal produktif dalam melahirkan karya seni atau terlibat dengan para seniman dari bermacam daerah seperti Surabaya, Yogyakarta, Solo, Bandung, Sidoarjo, Jember, bahkan sampai negara Australia.


Diskografi:

1. Album Solo
   * 1992 - Badut

2. Bersama Sirkus Barock
    * 1975 - Anak Setan
    * 1988 - Balada Pengangguran
    * 1989 - Bukan Debu Jalanan
    * 1993 - Kanvas Putih
    * 1994 - Fatamorgana
    * 2001 - Jula Juli Anak Negeri

3. Bersama Swami
    * 1989 - Swami I
    * 1991 - Swami II

4. Bersama Kantata
    * 1990 - Kantata Takwa
    * 1990 - Kantata Revolvere
    * 1996 - Kantata Samsara - Hitam Putih

5. Bersama BalladNa
    * 2004 - Tentang Hidup Tentang Cinta

6. Album lain
    * 1991 - Matahari dan Rembulan (album Nicky Astria)
    * 1993 - Dalbo
    * 1994 - Anak Wayang
    * 1995 - Sengkata
    * 1997 - Musik dari Seberang Laut
    * 1998 - Goro-Goro
    * 1999 - Jagad
    * 2000 - GengGong
    * 2005 - Gong Dolly Gong
    * 2006 - Antologi, Jabo and friends
    * 2008 - Memasuki Lorong Sunyi
    * 2009 - Petarung Hidup


Sawung Jabo - Arek-Arek Indonesia.mp3
Sawung Jabo - Begitu Juga Ku Membutuhkanmu.mp3
Sawung Jabo - Bianglala Jiwa.mp3
Sawung Jabo - Burung Putih.mp3
Sawung Jabo - Di Hatimu Aku Berlindung.mp3
Sawung Jabo - Dihatimu Aku Berlindung.wma
Sawung Jabo - Dongeng Politik.mp3
Sawung Jabo - Gumam Batin Pengembara.mp3
Sawung Jabo - Jamrud Khatulistiwa.mp3
Sawung Jabo - Juancuook Iku Sakti.mp3
Sawung Jabo - Jula Juli Anak Negri.mp3
Sawung Jabo - Karena Kau Bunda Kami.mp3
Sawung Jabo - Kesaksian Jalanan.mp3
Sawung Jabo - Langit Mendung.mp3
Sawung Jabo - Lingkaran Aku Cinta Padamu.wma
Sawung Jabo - Mat Pleki & Juwita.mp3
Sawung Jabo - O...Jiwa.mp3
Sawung Jabo - Penari Goyang.mp3
Sawung Jabo - Penjelajah Alam.mp3
Sawung Jabo - Srigala Sakit Hati.mp3
Sawung_Jabo - Matahari Telah Pergi.mp3
Sirkus Barock - Anak Setan.wma
Sirkus Barock - Balada Penganggur.mp3
Sirkus Barock - Bukan Debu Jalanan.wma
Sirkus Barock - Lagu Anak Negri.wma
Sirkus Barock - Padang Kehidupan.wma
Sirkus Barock - Rajawali.wma

Symphony X 0

Jrink Hetfield | 01:39 |


Symphony X adalah kelompok band progressive metal yang didirikan di New Jersey, Amerika Serikat tahun 1994 oleh gitaris Michael Romeo

Personel:
Russell Allen - vokal (1994-sekarang)
Michael Romeo - gitar (1994-sekarang)
Michael Pinnella - kibor (1994-sekarang)
Michael Lepond - gitar bass (2000-sekarang)
Jason Rullo - drum (1994-1998, 2000-sekarang)

Ex:
Rod Tyler - vocals (1994)
Thomas Miller - gitar bass (1994-2000)
Thomas Walling - drum (1998-2000)

Diskografi:


1994 - Michael Romeo : The Dark Chapter (solo)
1. Carpathia
2. Cask of Amontillado
3. Psychotic Episode
4. Masque of the Red Death
5. Sevil Alucard
6. The Premature Burial    
7. MJR#13
8. Paganini - Concerto in B Minor
9. Noit Al Ever



1994 - Symphony X
1. Into the Dementia 
2. The Raging Season    
3. Premonition
4. Masquerade    
5. Absinthe and Rue
6. Shades of Grey
7. Taunting the Notorious
8. Rapture or Pain
9. Thorns of Sorrow
10. A Lesson Before Dying



1995 - The Damnation Game
1. The Damnation Game 
2. Dressed to Kill
3. The Edge of Forever
4. Savage Curtain
5. Whispers
6. The Haunting
7. Secrets
8. A Winter's Dream - Prelude (Part I)
9. A Winter's Dream - The Ascension (Part II)



1997 - The Divine Wings of Tragedy
1. Of Sins and Shadows 
2. Sea of Lies
3. Out of the Ashes
4. The Accolade
5. Pharaoh
6. The Eyes of Medusa    
7. The Witching Hour
8. The Divine Wings of Tragedy
9. Candlelight Fantasia



1998 - Twilight In Olympus
1. Smoke and Mirrors 
2. Church of the Machine
3. Sonata
4. In the Dragon's Den
5. Through the Looking Glass (Part I, II, III)
6. The Relic
7. Orion - the Hunter
8. Lady of the Snow



1999 - Prelude to the Millennium (Kompilasi)    
1. Masquerade '98 
2. A Winter's Dream - Prelude (Part I)
3. The Damnation Game
4. Dressed to Kill
5. Of Sins and Shadows
6. Sea of Lies
7. Out of the Ashes
8. The Divine Wings of Tragedy
9. Candlelight Fantasia
10. Smoke and Mirrors
11. Through the Looking Glass (Part I, II, III)



2000 - V: The New Mythology Suite
1. Prelude
2. Evolution (The Grand Design)    
3. Fallen
4. Transcendence
5. Communion and the Oracle
6. The Bird-Serpent War/Cataclysm
7. On the Breath of Poseidon
8. Egypt
9. Death of Balance/Lacrymosa
10. Absence of Light
11. A Fool's Paradise
12. Rediscovery
13. Rediscovery pt. II - The New Mythology



2001 - Live on the Edge of Forever
DISC 1
1. Prelude 
2. Evolution (The Grand Design)
3. Fallen/Transcendence
4. Communion and the Oracle
5. The Bird-Serpent War/Cataclysm
6. On the Breath of Poseidon
7. Egypt
8. Death of Balance/Candlelight Fantasia
9. The Eyes of Medusa

DISC 2
1. Smoke and Mirrors
2. Church of the Machine
3. Through the Looking Glass
4. Of Sins and Shadows
5. Sea of Lies
6. The Divine Wings of Tragedy



2002 - The Odyssey
1. Inferno (Unleash The Fire) 
2. Wicked
3. Incantations Of The Apprentice
4. Accolade II    
5. King Of Terrors
6. The Turning
7. Awakenings
8. The Odyssey
part 1. Odysseus' Theme/ Overture
part 2. Journey To Ithaca
part 3. The Eye
part 4. Circe (Daughter of the Sun)
part 5. Sirens
part 6. Scylla and Charybdis
part 7. The Fate of the Suitors/ Champion of Ithaca
9. Masquerade '98+    
10. Frontiers++



2004 - Michael Pinnella : Enter by the Twelfth Gate (solo)
1. The White Room
2. Edge of Insanity
3. Piano Concerto #1 mvt.1
4. Enter by the 12th Gate
5. Falling from the Sky
6. Welcom to My Daydream
7. Piano Concerto #1 mvt.2
8. Piano Concerto #1 mvt.3
9. Live for the Day
10. Scriabin Etude OP.42 no.5
11. Moracan Lullaby
12. Departing for Eternity
13. Cross the Bridge



2005 - Russell Allen's Atomic Soul (solo)
1.Blackout 
2. Unjustified
3. Voodoo Hand
4. Angel
5. The Distance    
6. Seasons of Insanity
7. Gala    
8. Loosin' You    
9. Saucey Jack
10. We Will Fly
11. Atomic Soul



2007 - Paradise Lost
1. Oculus ex Inferni
2. Set the World on Fire (The Lie of Lies)
3. Domination
4. Serpent's Kiss
5. Paradise Lost
6. Eve of Seduction
7. The Walls of Babylon
8. Seven
9. The Sacrifice
10. Revelation (Divus Pennae ex Tragedia)

Download:

Symphony X - 1994 - Symphony X.rar
Symphony X - 1995 - The Damnation Game.rar
Symphony X - 1997 - The Divine Wings Of Tragedy.rar
Symphony X - 1998 - Twilight In Olympus.rar
Symphony X - 1999 - Prelude to the Millennium  1998.zip
Symphony X - 2000 - V - The New Mythology Suite.rar
Symphony X - 2001 - Live on the Edge of Forever.rar
Symphony X - 2002 - The Odyssey (Limited Edition).rar
Symphony X - 2007 - Paradise Lost.rar

Power Metal 1

Jrink Hetfield | 20:30 |

Perkembangan Power Metal tidak lepas dari dinamika yang ikut mewarnai perjalanan karier mantan juara Festival Rock se-Indonesia V versi Log Zhelebour Th. 1989.
Grup band yang awal berdirinya bernama Power, sejak September 1987 berubah nama jadi Power Metal, dengan formasi Pungky Deaz (vokal), Ipunk (gitar), Hendrix Sanada (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram). Sesuai namanya Power Metal, perubahan nama ini sekaligus untuk memproklamirkan diri jadi band rock beraliran heavy metal. Sebelum menjelajahi dunia rekaman, dalam aksi panggungnya grup ini sering membawakan lagu-lagunya Metallica, Anthrax, Helloween, Loudness atau Yngwie J. Malmsteen. Belum genap setahun dibentuk, grup band ini sudah menunjukan prestasi cukup membanggakan, antara lain dengan keherhasilannya menyabet juara pertama Festival Rock Remaja se-Jawa Timur di Lumajang (1987). Disusul tahun berikutnya meningkat jadi juara pertama Festival Rock se-Jawa di Kediri (1988). Prestasi ini dianggap belum cukup, masih ada satu event festival yang jadi targetnya, yaitu Festival Rock se-Indonesia - nya Log Zhelebour. “Itu salah satu jadi obsesi kita,” kenang Raymond, soal keberhasilan Power Metal menjuarai Festival Rock se-Indonesia V (1989) Selain jadi juaranya, Hendrix Sanada juga terpilih sebagai the best bassist. “Sekali ikut langsung jadi juara,” kata Raymond dengan bangga. "Waktu itu kita sama sekali tidak menyangka bisa jadi juaranya," tambah Ipunk. Grup band yang dianggap rival terberatnya saat itu adalah Andromedha (Surabaya), Kaisar (Solo) dan Roxx (Jakarta). Kemenangannya ini sekaligus menjadi awal perjalanan karier Power Metal menembus dunia rekaman.

Sebagai promotor merangkap produser, Log Zhelebour memang belum menjanjikan grup band juara pertama Festival Rock se-Indonesia langsung teken kontrak rekaman album. Baru sebatas direkam di album kompilasi 10 Finalis Festival Rock se-Indonesia V. Sementara juara pertamanya dijanjikan ikut tur 10 kota. Kebetulan waktu itu Log mempersiapkan pagelaran Tur Rakasasa God Bless (1990). Selain Power Metal, tur God Bless ini juga didampingi Elpamas dan Mel Shandy. Di tengah persiapan tur, Power Metal diguncang hengkangnya Pungky, lalu diikuti Hendrix Sanada. Jelas ini membuat sisa personelnya kalang-kabut mencari vokalis dan pemain bas, pengganti Pungky dan Hendrix. “Kita langsung melirik Arul, vokalis Big Boys dari Banjarmasin,” kata Raymond. Akhirnya Arul yang pernah dinobatkan sebagai the best vocalist di Festival Rock se-Indonesia V imenggantikan posisi Pungky.Tinggal pemain basnya, belum dapat. Sementara belum dapat pemain tetap, akhirnya pakai additional musician, diantaranya ada nama Roy Oracle dan Didiet Shaksana. Usai mengikuti tur, akhirnya tawaran rekaman datang dari Log Zhelebour.

Selama persiapan bikin album Arul dkk dikarantina di sebuah vila di daerah Malang – Jawa Timur. “Hampir sebulan kita dikarantina untuk bikin lagu,” kenang vokalis Power Metal. Begitu materi lagu sudah siap, mereka kembali kelimpungan siapa jadi pemain basnya. Sementara mereka harus secepatnya masuk studio. Akhirnya digaet Prass Haddy, pemain bas di band Pelni. Karena terikat dengan pekerjaan, posisinya membantu sebatas rekaman sampai album keluar. Dengan persiapan cukup matang, proses rekaman mereka berjalan mulus.

Dengan formasi Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Prass Haddy (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Mugix Adam (dram), Power Metal berhasil merampungkan album perdananya diberi judul Power One (1991), yang dirilis dibawah bendera Logiss Records. Lewat debut albumnya ini, Power Metal langsung melesat ke putaran orbit grup rock papan atas yang mulai diperhitungkan. Setidaknya popularitas Power Metal sudah sejajar dengan band seniornya alumni Festival Rock se-Indonesia, seperti Elpamas dan Grass Rock. Dan album Power One ini mendapat sambutan menggembirakan dari rockers mania. Album ini sendiri melahirkan sejumlah hits, diantaranya Angkara, Satu Jiwa, Pengakuan dan Bayangan Dirimu. Di samping dua lagu lainnya, yakni Malapetaka dan Cita Yang Tersita. Kesuksesan album ini juga diikuti dengan terpilihnya Power Metal meraih penghargaan sebagai Pendatang Baru Terbaik di ajang BASF Awards 1991. Angka penjualan kaset album Power One sendiri waktu itu laku di atas 300 ribu copies. Sebuah angka penjualan yang cukup fantastik untuk sebuah grup rock beraliran heavy metal. Sementara grup rock yang bisa menembus angka itu baru God Bless, lewat album Semut Hitam (1989). Power Metal kembali menanda-tangani kontrak album kedua.

Di tengah persiapan album kedua, Ipunk mengundurkan diri, dan posisinya digantikan Lucky Setyo W, gitaris Andromedha Rock Band yang juga The best guitaris di Festival Rock se-Indonesia V. Akhirnya mereka berhasil merampungkan album kedua berjudul Power Demons (1993), yang kemudian disusul album lainnya, Serigala (1995), dan Pesta Dansa (1996).Lagi-lagi di tengah persiapan penggarapan album berikutnya, terjadi masalah dalam intern tubuh Power Metal, yang berakhir dengan mundurnya Raymond dan Mugix. Sementara itu Power Metal harus dikejar target menyiapkan album baru lagi. Untuk mengisi kekosongan itu, akhirnya ditariklah Ekko Dinaya (dram) dan James Ireng (kibor). Dengan sekuat tenaga dan segala kemampuan Lucky cs mencoba mempertahankan kharisma Power Metal dengan merilis album Peace,Love & War (1999). Meski dari segi musikalitas materi album ini cukup bagus. Tapi sayangnya album ini lagi-lagi kurang mujur di pasaran.

Tak lama setelah album rilis album ini, Power Metal pelan-pelan menghilang dari hingar-bingarnya panggung musik rock. Tak heran bila di tengah kevakuman itu muncul berita spekulatif bahwa grup ini bubar. Sampai akhirnya muncul inisiatif dari owner Power Metal yaitu dengan memanggil kembali Raymond untuk diajak membenahi lagi Power Metal. Antara lain dengan mengajak Ipunk kembali gabung di Power Metal, menggantikan posisi Lucky Setyo W yang mengundurkan diri. Kesempatan ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan konsolidasi guna menemukan formula musik Power Metal yang disiapkan di album barunya nanti. “Yang pasti, aku dengan personel yang lain punya keinginan sama untuk mengangkat kembali kharisma Power Metal. Itu yang jadi obsesi kita semua,” lanjut Raymond.

Setelah melalui proses yang cukup panjang akhirnya Power Metal merampungkan album ke-7, Topeng-Topeng Murka, yang proses rekamannya sampai mixing-nya dilakukan di Studio Natural– Surabaya. Sedang proses mastering-nya dikerjakan di Studio 301, Sydney – Australia. Proses penggarapan album ini memang butuh waktu cukup lama, hampir 2 tahun. Meski sering mengalami pergantian personel, ternyata tidak mengurangi kesolidan Power Metal yang kini diperkuat Arul Efansyah (vokal), Ipunk (gitar), Endro (bas), Raymond Ariasz (kibor), dan Eko Dinoyo (dram) untuk tetap eksis. "Ini adalah formasi tersolid," kata Ipunk dan Raymond hampir bersamaan, mengomentari formasi baru Power Metal yang dikatakan sudah siap tempur ini. Selain gabungnya lagi orang-orang lama, seperti Raymond dan Ipunk, formasi baru Power Metal juga diperkuat wajah baru, Endro, mantan pencabik bas Red Spider. Disamping Ekko Dinaya, mantan dramer Eclips yang sudah gabung duluan di album Peace, Love & War. Dengan formasi ini Power Metal pernah mendamping Sepultura (1992) dan Helloween (2004) saat manggung di Surabaya, telah merampung rekaman album ke-8, berjudul KebesaranMu.

"Bertempat di daerah cilandak,Semalam kami berkumpul dengan teman2 & tentu nya Arul Efansyah beserta Pak Didu',,membahas persiapan Album terbaru POWERMETAL yang bertajuk "POWER IX". Sejauh ini sudah 80% hasil Album selesai. Dan dalam waktu dekat ini juga Insya Allah, Power Metal akan membuat 2 buah Video Klip untuk promosi album terbaru mereka...." begitu pesan singkat yang aku terima hari ini (7 Des 2009) dari bro Power Metal Fans Club Indonesia.

POWER METAL PERFORMANCE

POWER METAL (1986-1988)
Vocal - TOTTY M,
Guitar - IPUNK,
Keyboard - RAYMOND,
Bass - PRAS HADI,
Drum - MUGIX

POWER METAL (1988-1989)
Vocal - PUNGKY DEAS,
Guitar - IPUNK,
Keyboard - RAYMOND,
Bass - H SANADA, D
Drum - MUGIX

POWER METAL (1989-1991)
Vocal - ARUL ERFANSYAH,
Guitar - IPUNK,
Keyboard - RAYMOND,
Bass - PRAS HADI,
Drum - MUGIX
(Vocalist ARUL ERFANSYAH come from BIG BOYS)

POWER METAL (1991-1996)
Vocal - ARUL ERFANSYAH,
Guitar - LUCKY S.W,
Keyboard - RAYMOND,
Bass - F ROSSI,
Drum - MUGIX
(Guitarist LUCKY S.W. come from ANDROMEDHA)

POWER METAL (1996-2000)
Vocal - ARUL ERFANSYAH,
Guitar - LUCKY S.W,
Keyboard - JAMES FISTGERALD,
Bass - F ROSSI,
Drum - EKO DINAYA
[JAMES (ex-ANDROMEDHA) and EKO (ex-ECLIPS BAND) joined.]

POWER METAL (2000 - 2005)
Vocal - ARUL ERFANSYAH,
Guitar - IPUNK,
Keyboard - RAYMOND,
Bass - ENDRO
Drum - EKO DINAYA

POWER METAL (last performance)
Vocal - ARUL ERFANSYAH,
Guitar - IPUNK,
Guitar - LUCKY S.W,
Keyboard - SASTRO ADI,
Bass - BABAH,
Drum - EKO DINAYA

DISCOGRAPHY

Power One
CD, 1991 - Logiss Records

1. Angkara
2. Satu Jiwa
3. Pengakuan
4. Malapetaka
5. Persia
6. Mas & Miss Merozoth
7. Bunga-Bunga Jalanan
8. Bayangan Dirimu
9. Cita Yang Terisita
10. Power One (Instrumental)


Power Mission
CD, 1992 - Logiss Records

1. Ego Sentris
2. Memori Jingga
3. Tantangan Diri
4. Sirna
5. Laskar Bangsa
6. Dampak Teknologi
7. Sketsa Kehidupan
8. Rakyat Metal
9. Tuan-Tuan Merajalele
10. Power Mission (Instrumental)


Power Demons
CD, 1993 - Logiss Records

1. Timur Tragedi
2. Bidadari
3. Bara Dadaku
4. Raja Dusta
5. Balada Orang Terbuang
6. Bising
7. Bunga Sesat
8. Kisah Biru
9. Problema
10. Power Demons (Instrumental)


Serigala
CD, 1995 - Logiss Records

1. Serigala
2. Selmat Malam
3. Kau
4. Kawan
5. Sekalimat Doa
6. Duniaku
7. Roda Kehidupan
8. Pesta Jejaka




Pesta Dansa
CD, 1996 - Logiss Records

1. Pesta Dansa
2. Iljinkanlah
3. Hukum Rimba
4. Kuingin Bersamamau
5. Raja Jalanan
6. Sadari
7. Triping
8. AnugerahMu
9. Gersang
10. Lady


18 Greatest Hits of Power Metal
Compilation, 1996 - Logiss Records

1. Sungguh
2. Satu Jiwa
3. Memori Jingga
4. Timur Tragedi
5. Selamat Malam
6. Angkara
7. Bidadari
8. Serigala
9. Pengakuan
10. Kawan
11. Malapetaka
12. Sirna
13. Duniaku
14. Bayangan Dirimu
15. Bara Dadaku
16. Cita Yang Tersita
17. Kisah Biru
18. Ego Sentris


Peace, Love And War
CD, 1999 - Logiss Records

1. Penguasa
2. I'll Be There For You
3. Perjalanan
4. Belenggu
5. Shades Of Night
6. Dunia Fana
7. Mangkari
8. Melayang
9. Planet Mars
10. Peace, Love And War (Instrumental)


History Of Power Metal
Compilation, 2000 - Logiss Records

1. Angkara
2. Bidadari
3. Ego Sentris
4. Pengakuan
5. Pesta Dansa
6. Memori Jingga
7. Satu Jiwa
8. Belenggu
9. Srigala
10. Sirna
11. Timu Tragedi
12. Selamat Malam
13. Hukum Rimbaq
14. Sungguh
15. Cita Yanga Tersita
16. Ijinkanlah
17. Penguasa
18. Bara Dadaku


Topeng Murka
CD, 2002 - Logiss Records

1. Topeng-Topeng Murka
2. Mari Ikuti
3. Hasrat Kasih
4. Negeri Api
5. Gadis Sexy
6. Potret Metropolitan
7. Dunia Mimpi
8. Andai Kau Dan Aku
9. Sang Pelaknat
10. Terbangkan Angan
11. Azab Durhaka
12. Kembali


KebesaranMu
CD, 2004 - Logiss Records

1. Lagu Kebebasan
2. Sang Pendusta
3. KebesaranMu
4. Kibarkan Prestasi
5. Irama Persatuan
6. Srigala Malam
7. Sadarku
8. Yang Terindah
9. Gila
10. Power Metal

DOWNLOAD

POWER METAL - Bara Dadaku.mp3
POWER METAL - Bayangan Dirimu.mp3
POWER METAL - Belenggu.mp3
POWER METAL - Bidadari.mp3
POWER METAL - Cita Yang Tersita.mp3
POWER METAL - Dampak Teknologi.mp3
POWER METAL - Duniaku.mp3
POWER METAL - Ego Sentris.mp3
POWER METAL - Hukum Rimba.mp3
POWER METAL - Ijinkanlah.mp3
POWER METAL - Kawan.mp3
POWER METAL - Kisah Biru.mp3
POWER METAL - Laskar Bangsa.mp3
POWER METAL - Malapetaka.mp3
POWER METAL - Memory Jingga.mp3
POWER METAL - Pengakuan.mp3
POWER METAL - Penguasa.mp3
POWER METAL - Pesta Dansa.mp3
POWER METAL - Power Mission.mp3
POWER METAL - Rakyat Metal.mp3
POWER METAL - Satu Jiwa.mp3
POWER METAL - Selamat Malam.mp3
POWER METAL - Sirna.mp3
POWER METAL - Sketsa Kehidupan.mp3
POWER METAL - Srigala.mp3
POWER METAL - Sungguh.mp3
POWER METAL - Tantangan Diri.mp3
POWER METAL - Timur Tragedy.mp3
POWER METAL - Tuan - Tuan Merajalela.mp3
POWER METAL - Bunga Bunga Jalanan.mp3
POWER METAL - Mas & Miss Merozoth.mp3
POWER METAL - Persia.mp3
POWER METAL - Power One (instrumental).mp3
POWER METAL - Raja Dusta.mp3


 
mp3 collection Copyright © 2010 Prozine Theme is Designed by Lasantha Home | RSS Feed | Comment RSS